KEBAHAGIAAN, ternyata tidak ditentukan oleh kelimpahan harta atau tingginya kekuasaan, sebab kedua hal tersebut hanya bersifat sementara. Bila Anda ingin mendapatkan kebahagiaan yang hakiki ada 4 tanda yang harus Anda wujudkan pada diri Anda. Yaitu :
- Mengingat dosa yang telah lalu
Manusia memang tidak pernah lepas dari kesalahan dan dosa. Mengingat kesalahan dan dosa yang pernah kita lakukan bukan untuk menghantui langkah-langkah kita berikutnya. Namun, senantiasa mengingat kesalahan dan dosa yang pernah kita lakukan adalah untuk mengambil pelajaran, mengintropeksi diri, untuk kemudian tidak mengulangi perbuatan salah dan dosa tersebut.
- Melupakan kebaikan yang pernah Anda lakukan
Banyak orang yang terjebak dalah kebanggaan bahkan kesombongan terhadap kebaikan-kebaikan yang pernah ia lakukan, sehingga ia lupa apakah kebaikan itu benar-benar bermanfaat bagi dirinya dan ornag lain. Padahal banyak kebaikan yang dilakukan manusia hanya lantaran ingin pujian, sehingga kebaikan tersebut semu belaka. Senantiasa berusaha lebih banyak melakukan kebaikan yang benar akan lebih bijak daripada menghitung kebaikan-kebaikan yang pernah dilakukan.
- Dalam urusan akherat senang melihat orang yang lebih tinggi
Akherat adalah terminal terakhir dalam perjalanan kehidupan manusia. Di terminal terakhir itu tidak ada lagi kesempatan untuk mengumpulkan bekal, hanya apa yang kita lakukan di dunia sebagai indikator kebahagiaannya. Satu-satunya peluang untuk mendapatkan kebahagiaan di akherat hanyalah memperbanyak bekal kebaikan di dunia. Melihat dan meneladani orang-orang yang lenih tinggiv dalam persiapannya menuju kampung akherat akan lebih mendorong kita untuk senantiasa berperilaku sebagai calon penghuni surga, sebelum ajal menjemput kita.
- Dalam urusan dunia senag melihat orang yang lebih rendah
Bagi manusia yang hatinya dipenuhi ketamakan dan kerakusan maka dunia adalah lautan yang tak bertepi. Semakin banyak ia mengejar harta dunia semata, kekuranganlah yang semakin rasakan. Semakin banyak ia mengejar harta dunia semata, ia akan diperbudak oleh harta yang dikumpulkannya, melihat orang yang lebih susah kehidupan dunianya, lebih miskin dalam hal harta, lebih malang dalam peruntungannya, akan membuat kita semakin bersyukur dengan apa yang ada. Sungguh ternyata kita sangat beruntung, kita sangat kaya. Ya, karena bagaimana pun kondisi kehidupan dunia kita, masih banyak manusia lain yang lenih papa dan menderita.
MODIFICATION BY : RANI RISMAYUNI
SUMBER : LKS MTK Kelas VIII “SHOLA” Penerbit : HARAPAN MAKMUR
TANDA ORANG BAHAGIA
Diposting oleh
Rasarsata's blog
|
//
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar